Jumat, 26 Januari 2018

Penataan Tanah Abang, Walkot: Biaya Operasional Angkot Justru Turun

Penataan Tanah Abang, Walkot: Biaya Operasional Angkot Justru Turun

Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede menyebut penataan Tanah Abang berdampak positif terhadap angkutan umum. Dampaknya, biaya operasional angkot justru menurun ketika rekayasa lalu lintas diberlakukan.


"Menurut logika saya angkot ini justru biaya operasionalnya menurun karena kalau (angkot) M08 biasaya mutar di sini di Jati Bunder, mungkin dia bisa menghabiskan waktu sampai 45 menit baru tiba di sini. Sekarang tidak," kata Mangara kepada wartawan usai meninjau lokasi penataan Tanah Abang, Jumat (26/1/2018).

Rute perjalanan angkot menurut Mangara justru terpangkas karena Pemprov menyediakan shuttle bus Tanah Abang Explorer. "Jadi sebenarnya menurut logika saya lebih efisien," sambung dia.

Sopir angkot rute Tanah Abang sebelumnya demonstrasi menolak penutupan Jl Jatibaru Raya. Pendapatan sopir angkot disebut turun sekitar 50 persen karena rekayasa lalin.

Soal protes ini, Pemprov DKI menawarkan para sopir mengikuti program OK Otrip. Tawaran ini direspons positif namun masih dinegosiasikan soal hitungan per kilometer karena program ini terkait dengan TransJakarta. 

"Satu armada ada 2 sopir, gajinya (masing-masing) Rp 3,6 juta plus BPJS dan bekerja hanya 8 jam. Kan 1 mobil 2 jam (shift), 05.00-13.00 WIB dan 13.00-22.00 WIB," ujar Kadishub DKI Andri Yansyah di lokasi yang sama.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bikin Ngakak! Ini Kode-kode Bandara Paling Lucu di Dunia

Eek - Setiap bandara di dunia punya kode yang terdiri dari 3 huruf. Terkadang, kode-kode resmi ini justru mengundang tawa. Ada bandara b...